Babancong Garut Tampak Depan

Babancong Garut Icon Kebanggaan Kota Garut – Apa yang ada di dalam benak baraya Inilah Garut jika berkunjung ke pusat kota sebuah tempat? Akan nampak pola seperti Alun Alun, Penjara, Mesjid Agung, Pohon Beringin dan Pendopo, hampir sama di setiap kota seperti Cianjur, Jogya, Tasikmalaya, Ciamis.

Babancong Garut Icon Kebanggaan Kota GarutPemandangan berbeda akan baraya temui ketika berada di pusat kota Garut. Karena tepat di tengah-tengah Pendopo dan Alun Alun, baraya akan menemukan sebuah bangunan yang biasa disebut ‘Babancong‘. Menurut tulisan yang pernah saya baca, Babancong adalah sebutan nama suhunan rumah adat Sunda berupa bangunan kecil di sisi alun-alun. Babancong memiliki kolong setinggi 2 m. Konon pada jaman dahulu Babancong digunakan sebagai tempat untuk berpidato para pembesar, atau juga sebagai tempat untuk menyaksikan keramaian.

Di Babancong inilah, Presiden Sukarno pernah berpidato dan menyebut Garut sebagai Kota Intan. Sebutan Garut Kota Intan pada saat itu sangat termashur, karena kotanya yang kecil, bersih dan tertata rapih. Alamnya yang indah permai dan udaranya yang sejuk, membuat Garut cukup dikenal, salah seorang orang ‘Top Dunia’ yang pernah berkunjung ke Garut adalah Charlie Chaplin. Garut pun mendapat sebutan ‘Swiss Van Java’

Babancong Garut Tampak Depan

Ya, itu dahulu. Kini kondisi Babancong sudah berkurang sisi keindahannya. Suasana yang tidak bersih di sekitarnya seperti banyaknya pedagang-pedagang kaki lima berjejer tanpa memperhatikan kebersihan, jelas sangat mengganggu pemandangan. Bau tak sedap juga kerap tercium. Mungkin karena di lokasi sekitar itu tidak ada toilet umum, terkecuali toilet di Mesjid Agung, menyebabkan orang sembarangan membuang hajat di kolong Babancong.

Menyedihkan jika dibiarkan akan terus seperti itu. Padahal Babancong merupakan Tugu dan Icon kebanggaan masyarakat Garut karena mempunyai nilai sejarah serta arsitektur yang mungkin hanya satu-satunya berada di Indonesia. Akankah dibiarkan seperti itu?

KOMENTAR