Mengenal Lebih Dekat Kuliner Bakso M. Iko – Baraya Inilah Garut, kali ini kami ajak menjelajahi salah satu sudut wisata kuliner yang ada di kota Garut yaitu Bakso M. Iko. Warung bakso M. Iko terletak di Jl. Pasar Baru, kira-kira 100 meter dari belokan jl. Pasar Baru. Baraya akan menemukan sebuah warung bakso sederhana berukuran 3 x 6 meter tepat di pinggir jalan raya Pasar Baru.

Yang paling khas dari baso M. Iko adalah kuahnya yang bening, baksonya yang kecil kenyal dan berasa sedikit manis. Godogan air kaldu juga tidak menggunakan kompor minyak atau kompor gas, melainkan memakai arang, hingga ketika kami memasuki warungnya, wangi kuah baso bercampur wangi bakaran arang, langsung menggugah selera makan.

Mengenal Lebih Dekat Kuliner Bakso M. Iko

Ada bermacam-macam jenis bakso yang dijual, baso sapi kecil-kecil, baso tahu, baso bawang dan tangkar sapi. Baso bawang dan baso tahunya juga enak dan tidak enek. Mungkin karena kuahnya yang bening, racikan bumbunya kuahnya juga nampak tidak ditambahkan lemak bumbu yang biasa dipakai oleh penjual baso lainnya. Harga per porsi Rp. 8.000,-, itu termasuk 5 biji baso kecil, 1 baso tahu, 1 baso bawang. Jika ditambah 1 porsi tangkar, maka baraya cukup mengeluarkan uang 14 ribu rupiah.

Menurut M. Iko yang sudah uzur (76 tahun), ia sudah berjualan baso sejak tahun 1962. Waktu itu penjual baso masih sangat langka. Boleh jadi M. Iko merupakan perintis kuliner baso di kota Garut. Kini usahanya dikelola oleh putra-putrinya. M. Iko hanya sesekali menjadi kasir, selebihnya ia beraktifitas di rumahnya.

Nah Baraya yang penasaran dengan kuliner Baso M. Iki, silahkan langsung mengunjungi warungnya dan cicipi Baso nya yang lezat

KOMENTAR