Sunrise di Gunung Papandayan Garut

Gunung Papandayan merupakan sebuah gunung dengan ketinggian 2665 mdpl, gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif berada di daerah kecamatan Cisurupan, Kab.Garut. Disebelah selatan gunung ini terdapat Gunung Guntur dan disebelah timurnya terdapat Gunung Cikuray yang menjulang menembus langit Garut.

Gunung Papandayan merupakan kerucut paling selatan dari deretan gunung api di priangan selatan yang telah diklasifikasikan (sejak zaman penjajahan Belanda) sebagai gunung aktif yang cukup berbahaya di Jawa Barat. Letusan-letusan yang terjadi sejak dahulu kala membuat wujud gunung ini seperti potongan tapal kuda. Kawah tertuanya terletak di Tegal Alun-alun yang telah lama mati dan berubah menjadi padang terbuka. Dinding kawah tua ini membentuk kompleks pegunungan dengan puncak-puncaknya yaitu Gunung Malang (2675 Mdpl), Gunung Masigit (2619 Mdpl), Gunung Saroni (2611 Mdpl) dan Gunung Papandayan (2665 Mdpl) yang mengelilingi Tegal Alun-alun. Di padang inilah muncul mata air yang menjelma menjadi Sungai Ciparugpug.

Disekitar areal tapal kuda ini, kita juga dapat melihat gunung-gunung kecil yang mengelilingi Gunung Papandayan, antara lain Gunung Puntang (2555 Mdpl), Gunung Walirang (2238 Mdpl), Gunung Tegal Paku (2225 Mdpl) dan Gunung Jaya (2422 Mdpl). Sementara dilembah diantara Gunung Puntang dan Gunung Walirang terdapat sungai Cibeureum Gede yang mengalir ke Sungai Cimanuk.

Gunung dan Kawah Papandayan Tempat Wisata Alam Garut

Akses Menuju Gunung Papandayan

Untuk mencapai gunung papandayan ini dapat ditempuh dengan menggunakan perjalanan darat. Terdapat dua akses untuk mencapai tempat ini yang pertama dari Cisurupan dan yang ke dua dapat diakses melalui Pangalengan, namun untuk akses jalur yang kedua dibutuhkan kendaraan yang mumpuni untuk mengatasi treknya dan dibutuhkan pemandu untuk menembus trek dari daerah Pangalengan menuju Gunung Papandayan ini.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi dari Kota garut dapat langsung menuju pertigaan Cisurupan, disini baraya akan menemukan plang Selamat Datang di Gunung Papandayan. Setelah menemukan titik ini anda aman, jika masih ragu bisa melakukan sosped aka bertanya pada orang sekitar dan selanjutnya bisa menuju parkiran Gunung Papandayan.

Fasilitas di Gunung Papandayan

Gunung ini sendiri telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang memungkinkan wisatawan dan para peneliti untuk berkunjung kesini. Lapangan parkir seluas lapangan bola. MCK, Mushola, warung-warung makanan dan sekumpulan pemandu yang terlatih baik pengetahuan dan kemampuan bahasa inggrisnya cukup dapat memanjakan dan membantu kita untuk lebih dalam memahami isi gunung dan kekayaan hutan yang ada di Gunung papandayan.

Kawah Gunung Papandayan

Di Gunung Papandayan terdapat empat kawah istimewa yang terbentuk karena letusan dahsyatnya dimasa silam, kawah tersebut adalah Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk. View kawah-kawah ini sudah dapat terlihat dari Garut kota, terlebih jika kita telah memasuki wilayah Bayongbong, sebuah kecamatan sebelum memasuki darah Cisurupan.

Daya Tarik Wisata Gunung Papandayan

Lalu apa sebetulnya yang menjadi daya tarik wisatawan untuk Gunung Papandayan ini? Karena Gunung Papandayan merupakan gunung berapi aktif yang memiliki kawah tentunya kawah merupakan salah satu daya tarik yang kerap kali dijadikan tujuan wisata, baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan luar negeri. Selain itu ada sabana yang sangat luas dan indah, daerah ini merupakan padang rumput yang memiliki luas 8 Hektare, daerah ini bernama Pondok Saladah, sebuah tempat yang sangat tidak asing lagi bagi para pendaki gunung. Pondok Saladah berada pada ketinggian 2288 mdpl.

Objek-objek wisata mempesona yang terdapat di gunung ini terbentuk secara alamiah dari proses vulkanisma yang telah berlangsung di masa lampau. Aktivitas yang terjadi selama beratus-ratus tahun ini, telah menghasilkan dan meninggalkan bentuk-bentuk alam yang khas berupa kerucut gunung api, kawah, singkapan bebatuan dan terbentuknya struktur-struktur baru berupa curug (air terjun), danau, mata air panas, lubang semburan uap panas dari dalam tanah, kolam-kolam mendidih dan endapan belerang berwarna kuning yang menyatu dengan bentang alam yang di penuhi batuan berserakan dan dataran-dataran terbuka yang diselimuti rerumputan dan tumbuhan edelweis yang indah atau hutan-hutan tua berbalut lumut yang menakjubkan.

Flora dan Fauna Gunung Papandayan

Beberapa flora has yang dapat kita temukan di Gunung Papandayan diantaranya Pohon Suagi ( Vaccinium valium ), Edelweis (Anaphalis javanica), Puspa (Schima walichii), Saninten (Castanea argentea), Pasang (Quercus platycorpa), Kihujan (Engelhardia spicata), Jamuju (Podocarpus imbricatus ), dan Manglid (Magnolia sp ). Sedangkan potensi fauna kawasan diantaranya Babi Hutan ( Sus vitatus ), Trenggiling (Manis javanicus), Kijang (Muntiacus muntjak), Lutung (Trachypitecus auratus ) serta beberapa jenis burung antara lain Walik (Treron griccipilla ), dan Kutilang ( Pycononotus aurigaste ).

Sunrise di Gunung Papandayan Garut

Gunung Papandayan mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous.

Trek Jalur Pendakian Gunung Papandayan Garut

Jalur Pendakian Gunung Papandayan

  • Parkiran – Pondok Salada
  • Pondok Salada – Alun-alun Tegal Alun
  • Tegal Alun – Puncak

Jika baraya Inilah Garut main ke Garut, jangan lupa untuk menyempatkan diri sejenak mengunjungi Gunung Papandayan dengan pesona alam yang memukau.

KOMENTAR