Dari sekian kilo meter bentang pantai Selatan Garut salah satu spot yang memukau dan layak untuk baraya kunjungi adalah Pantai Sayang Heulang. Pantai ini memiliki karakteristik yang unik karena memiliki lantai karang yang menjorok ke tengah, jika air laut surut maka anda akan menyaksikan lantai karang ini menghampar sekitar kurang lebih 30 meter ke arah tengah pantai. Dan karena lantai karang ini ombak akan pecah ditengah, kita dapat menyusuri area ini sekedar untuk berfoto atau menikmati panorama alam pantai yang membentang. Suasana akan tambah dramatis ketika sore hari, pesona sunset yang sungguh indah dapat anda saksikan disini untuk kemudian diabadikan. Refleksi cahaya sinar matahari terbenam akan nampak di lantai karang yang sedikit tergenang air, mungkin spot seperti ini yang banyak dicari oleh pecinta fotografi.

Akses menuju Pantai Sayang Heulang dari ibu kota Garut adalah 88 KM atau sekitar 3.5 sampai 4 jam perjalanan menggunakan kendaraan baik pribadi ataupun umum. Jika baraya memilih untuk menggunakan angkutan umum, baraya bisa menggunakan ELF dari Terminal Guntur, Garut dengan jurusan Garut-Pameungpeuk. Petunjuk arah tidak susah didapatkan, baik petunjuk rute di jalan raya maupun secara online menggunakan google maps pun bisa membimbing baraya semua untuk menuju Sayang Heulang ini.

Sesampainya di area gerbang TWA Sayang Heulang, baraya bisa memilih arah ke kanan atau ke kiri. Untuk arah kanan, baraya bisa mengakses area pantai dekat pulau santolo, pun anda dari sini bisa juga menuju pulau santolo namun harus melintasi muara. Jika surut anda bisa melintasi langsung, namun jika pasang anda harus melalui jembatan yang tersedia atau menggunakan sampan nelayan. Terakhir kami mengunjungi tempat ini, jembatan yang tersedia tidak layak untuk dilintasi, mungkin pihak pengelola TWA harus memberi perhatian lebih tentang jembatan ini karena merupakan salah satu spot menarik juga.

pantai-sayangheulang-garut indah
Teras Karang Pantai Sayang Heulang Ketika Surut

Muara ini adalah muara Cilaut Eureun, dalam bahasa sunda berarti air laut yang terhenti. Muara ini memiliki keunikan tersendiri dimana yang seharusnya air sungai yang mengalir ke pantai, di tempat ini malah sebaliknya, yakni dari aliran air dari pantai mengalir ke sungai. Hal ini disebabkan ketinggian permukaan pantai lebih tinggi daripada sungai itu sendiri, fenomena seperti ini hanya ada beberapa saja di dunia loh. Salah satunya di muara cilaut eureun ini.

Jembatan Cilaut Eureun Penghubung Sayang Heulang dan Santolo
Jembatan Cilaut Eureun Penghubung Sayang Heulang dan Santolo

Nah, itu tadi jika anda memilih akses arah kanan dari gerbang. Jika anda memilih ke arah kiri anda akan disuguhi view-view yang lebih menarik dimana anda dapat mengakses bentangan bukit sepanjang bibir pantai. Disini posisi anda bisa lebih tinggi dari pantai, pas untuk hunting titik-titik foto. Jika ingin ke pantainya anda juga bisa tinggal turun dari bentang bukit ini. Masih dominasi pasir putih kekuningan khas pantai selatan dan lantai-lantai serta terumbu karangnya yang menambah suasana khas pantai lebih terasa.

Sunset di Pantai Sayang Heulang
Sunset di Pantai Sayang Heulang

Untuk yang ingin menginap di Sayang Heulang baraya tidak perlu khawatir karena begitu banyak penginapan yang tersedia disini dengan harga yang bervariatif sesuai dengan kebutuhan, atau bagi yang lebih suka outdoor baraya Inilah Garut bisa mendirikan tenda di pinggir pantai atau di spot-spot yang dirasa pas bagi anda, kami rekomendasikan untuk mendirikan tenda di area yang lebih tinggi dari permukaan pantai, jangan di bibir pantai/pasir pantainya karena dikhawatirkan airan air laut pasang.

Bagaimana, penasaran bukan? untuk menghabiskan rasa penasaran baraya bisa langsung merencanakan trip menuju pantai Sayang Heulang yang memiliki sejuta pesona ini, have a nice trip. Tetap jaga keindahan alam sekitar tempat ini.

KOMENTAR